Link Building : Panduan untuk Pemula

Link building atau membangun link untuk blog merupakan kegiatan dalam memaksimalkan SEO blog. Sebagai bagian dari SEO offpage, link building menjadi salah satu indikator yang digunakan oleh algoritma search engine dalam menentukan peringkat di hasil pencarian. Demikian pentingnya link building, banyak blogger pemula yang melakukannya dengan berlebihan, padahal hal ini justru dapat menciderai blog itu sendiri.

panduan link building yang benar untuk pemula


Definisi Link Building

Link building adalah proses mendapatkan hyperlink dari situs-situs lain untuk situs/ blog milik sobat. Sebuah hyperlink (biasanya hanya disebut link) adalah cara bagi pengguna untuk menavigasi antar halaman di internet. Mesin pencari menggunakan link untuk menjelajah web, mereka akan merayapi link antar halaman di situs web sobat dan mereka akan merayapi hubungan antara seluruh situs web.

Ada banyak teknik link building, begitu juga dengan kesulitan yang dialami, bervariasi. Masyarakat SEO cenderung setuju bahwa link building adalah salah satu bagian yang paling sulit dari pekerjaan mereka, banyak waktu dihabiskan untuk mencoba melakukannya dengan baik. Jika sobat dapat menguasai seni link building berkualitas tinggi, maka sobat dapat berada satu langkah didepan pesaing-pesaing sobat.
Mengapa Link Building Penting untuk SEO?

Anatomi dari hyperlink

Dalam memahami pentingnya link building, penting juga untuk mengerti tentang dasar bagaimana sebuah link diciptakan, bagaimana mesin pencari melihat link dan apa yang mereka dapat interpretasikan.

anatomi hyperlink dalam link building

1. Awal link tag
Disebut sebagai anchor tag (maka “a”), ini membuka link tag dan memberitahu mesin pencari bahwa link menghubungkan ke sesuatu yang lain yang bermaksud untuk mengikuti.

2. Lokasi link rujukan
“href” singkatan dari “hyperlink referral” dan teks dalam tanda kutip menunjukkan URL yang dituju. Ini tidak selalu harus menuju halaman web, bisa jadi alamat dari gambar atau file untuk men-download.

3. Anchor text link yang tampak
Ini merupakan teks yang terlihat oleh pengguna, mereka hanya perlu untuk mengklik jika mereka ingin membuka link. Teks biasanya diformat dalam beberapa cara untuk membuatnya menonjol dari teks yang mengelilinginya, biasanya menggunakan warna biru atau garisbawah, ini memberikan tanda kepada pengguna bahwa itu adalah link yang dapat diklik.

4. Penutup link tag
Merupakan tanda akhir dari link tag ke mesin pencari.

Apa Arti Links untuk Mesin Pencari?

Ada dua cara mendasar mesin pencari menggunakan link :

1.    Untuk menemukan halaman web baru
2.    Untuk membantu menentukan posisi peringkat sebuah halaman dalam hasil mereka

Setelah mesin pencari selesai merayapi halaman web, mereka dapat mengekstrak isi dari halaman dan menambahkannya ke indeks mereka. Dengan cara ini, mereka dapat memutuskan apakah mereka merasa halaman web tadi cukup berkualitas untuk mendapatkan peringkat baik untuk kata kunci yang relevan. Ketika mereka memutuskan ini, mesin pencari tidak hanya melihat isi halaman, mereka juga melihat jumlah link yang menunjuk ke halaman dari situs eksternal sekaligus kualitas situs-situs eksternal tersebut. Secara umum, semakin tinggi kualitas website yang merujuk ke blog sobat, semakin besar kemungkinan sobat untuk berada di peringkat bagus dalam hasil pencarian.

Link sebagai faktor peringkat adalah cara yang digunakan Google untuk mendominasi pasar mesin pencari pada akhir 1990-an. Salah satu pendiri Google, Larry Page, pencipta PageRank, yang digunakan Google untuk mengukur kualitas halaman yang didasarkan pada jumlah link yang menunjuk ke halaman tersebut. Metrik ini kemudian digunakan sebagai bagian dari algoritma peringkat keseluruhan dan menjadi sinyal kuat karena itu adalah cara yang sangat baik untuk menentukan kualitas sebuah halaman.

Itu sangat efektif karena didasarkan pada ide bahwa link bisa dilihat sebagai mosi kepercayaan tentang sebuah halaman, sementara sebuah halaman tidak akan mendapatkan link jika tidak berkualitas. Teorinya adalah bahwa ketika seseorang memberi link ke website lain, mereka secara efektif mengatakan bahwa itu sumber yang baik. Jika tidak, maka mereka tidak akan memberi link kesana.

Namun, masyarakat SEO menemukan cara untuk memanipulasi PageRank dan hasil pencarian untuk kata kunci yang dipilih. Google mulai aktif mencoba menemukan cara untuk menemukan situs yang memanipulasi hasil pencarian dan mulai menggelar update regular yang secara khusus ditujukan untuk menyaring situs-situs yang tidak pantas mendapatkan peringkat.

Ini juga yang menyebabkan Google mulai memberikan diskon ke sejumlah teknik link building yang sebelumnya dianggap baik seperti, mengirim situs sobat ke direktori web dan mendapatkan link dari sana. Ini adalah teknik yang Google benar-benar rekomendasikan pada satu titik, tetapi menjadi disalahgunakan dan digunakan secara berlebihan oleh masyarakat SEO sehingga Google menghentikan link semacam ini.

Baru-baru ini, Google telah secara aktif menghukum situs yang berusaha secara berlebihan atau over optimasi dalam link building. Update Penguin secara regular adalah salah satu contohnya. Kita tidak tahu algoritma secara penuh bagaimana Google menggunakan cara untuk menentukan hasil pencarian, bisa dibilang “bumbu rahasia”. Terlepas dari itu, kalangan masyarakat SEO menyatakan bahwa link masih memainkan peran besar dalam algoritma.

Apa yang perlu Sobat ketahui tentang nofollow

Ada atribut yang kadang-kadang dapat diterapkan untuk link, yang disebut “nofollow” atribut. Jika digunakan, sobat tidak akan melihat perbedaan apapun jika sobat berposisi sebagai pengguna. Tapi, jika sobat melihat kode link-nya, maka akan terlihat sedikit perbedaan :

nofollow dan dofollow link building

Perhatikan penambahan rel=”nofollow”. Ini memberitahu Google untuk tidak mempercayai link ini dan tidak memberikan status lulus PageRank. Oleh karena itu, tidak akan membantu target URL untuk mendapatkan peringkat lebih baik.

Cara ini bisa digunakan untuk link review yang membayar dan juga pada banner iklan yang akan sobat tempatkan pada halaman blog sobat.

Jenis-jenis Link

Natural Link

Ini jauh lebih efisien daripada harus menghubungi seseorang dan meminta mereka untuk membuat link ke blog sobat. Namun, sobat perlu memberikan alasan yang baik agar orang mau melakukan link ke blog sobat dengan cuma-cuma.

Sebagai contoh, konten yang sobat buat dapat bermanfaat untuk banyak blogger dan belum pernah ada konten yang dipublish seperti itu. Biasanya konten yang berbasis studi kasus dari permasalahan yang banyak menjadi pertanyaan blogger dan belum terjawab. Studi kasus lebih menarik karena berdasarkan praktek langsung yang dilakukan oleh sobat sebagai pemilik konten dan terbukti hasilnya. Konten semacam ini tentu akan membuat blogger lain ingin melakukan teknik yang sobat gunakan agar mencapai kesuksesan yang minimal sama dengan apa yang telah sobat capai.

Manual "outreach" Link Building

Ini mungkin salah satu jenis link yang paling umum dari link building yang sobat lakukan sebagai masyarakat SEO. Yaitu dengan menghubungi orang-orang yang relevan dan meminta mereka untuk meletakkan link yang menuju ke blog sobat.

Ciptakan sendiri, link yang tidak editorial

Jenis link yang paling umum dan disukai sampai hari ini, seperti black-hat SEO yang bertujuan untuk menipu mesin pencari dalam pemikiran sebuah konten yang relevan dan penting. Dengan diperkenalkannya Penguin pada tahun 2012 (selanjutnya Penguin yang terus diupdate), Google telah mulai mendevaluasi dan bahkan menghukum jenis link ini.

Dahulu link jenis ini sangat efektif untuk SEO, tapi sekarang anda perlu berhati-hati dalam menggunakannya. Beberapa contoh yang mungkin bisa terkena amukan Penguin :

    Komentar blog yang tidak dimoderasi
    Press releases dengan optimasi anchor text
    Article directories
    Guest post signatures
    Advertorials
    Embeddable widgets
    Infographic embeds
    User profile pages
    Guestbooks
    Forum signatures
    Direktori yang tidak dimoderasi

Secara umum, sebaiknya sobat menghindari link yang tidak editorial semacam ini. Sebaliknya, sobat harus fokus pada taktik yang akan memberikan link editorial yang menambah nilai ke situs/ blog sobat.

Artikel Terkait dengan Belajar SEO

Bekti Nugroho G.S
Blog Oonline Updated at: 12.43

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Berkomentar dengan :

1. Bahasa Indonesia yang baik dan benar
2. Tutur bahasa yang sopan dan santun
3. Tidak mencantumkan alamat url apalagi link aktif
4. Sesuai isi artikel ( bukan sekedarnya )

Maaf, komentar akan saya hapus jika tidak sesuai dengan peraturan diatas.

Mohon maaf juga apabila komentar tidak muncul segera, dikarenakan tidak selalu online dan kesibukan offline lainnya. Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya.


About | Contact | Privacy Policy | Arsip
Copyright © 2014- Blog Oonline - Powered by Blogger